Powered By Blogger

Senin, 13 Desember 2010

Cara memasukkan Homepage ke Google


Cara pasang Foto di google homepage
Memasang Foto di google homepage sekarang sudah hal yang mungkin dilakukan saat ini, karena google baru saja mengumumkan fitur baru mereka untuk dapat merubah gambar latar atau background dan foto di google homepage sesuai dengan keinginanmu. tak hanya di seluruh dunia, google indonesia pun bisa menikmati fitur baru ini.

Untuk cara merubah tampilan homepage google kamu cukup klik "Ganti Gambar Latar" bagian bawah kiri pada browsermu saat berada di homepage google.


Setelah kamu klik, maka akan muncul pilihan yang memungkinkan kamu bisa memilih gambar latar yang kamu mau, atau jika kamu kurang menyukai dengan gambar yang disediakan google, kamu bisa menggunakan foto yang kamu punya untuk kemudian di upload di album PICASA kamu. foto yang kamu upload haruslah lebih besar dari ukuran 800x600 pixel dengan jenis JPG, GIF, PNG. bagaimana? Tertarik untuk mencobanya?
SeLanjunYA - Cara memasukkan Homepage ke Google

Cara Memperjelas Hasil Foto Dari Kamera HP

   Seperti yang sudah saya bahas pada artikel saya sebelumnya yang ada disini. Untuk membuat foto kita yang jelek atau penuh dengan bintik-bintik akibat dari hasil jepretan dari kamera HP dan kamera digital dengan pixel rendah, kita tidak perlu dengan susah payah harus melakukan beberapa pengaturan pada Adobe Photoshop. Bagi anda yang jago dengan Photoshop hal ini bukanlah merupakan hal yang sulit, tetapi bagi anda yang awam dengan makhluk yang namanya Photoshop pasti akan kebingungan.
Apalagi bagi anda yang bekerja di Percetakan bagian Desain Grafis pasti akan suntuk juga kalo harus edit foto yang seperti itu. Karena waktu anda akan terbuang banyak hanya untuk mengedit 1 foto, itu kalau foto yang jelek cuma 1 kalau ada 10 bahkan lebih pasti akan ribet juga. Apalagi jika pada saat itu pekerjaan juga sedang banyak. Pasti orang yang antri untuk sekedar setting atau desain ditempat anda akan bosan juga harus menunggu anda mengedit foto yang jelek itu. Bagi yang photoholic dan suka memasang foto di Friendster tetapi dengan fasilitas yang (maaf) pas-pasan, hanya punya kamera dari kamera HP tetapi tidak pakai yang 3.2 Megapixel atau bahkan yang 5 Megapixel pasti akan kecewa karena hasilnya yang jelek penuh dengan bintik-bintik. Foto yang jelek penuh dengan bintik-bintik itu bisa dibersihkan agar bisa menjadi lebih bagus. Bagaimana caranya….?

Jika anda membaca artikel saya yang sebelumnya yang ada disini pada gambar artikel tersebut bintik-bintik yang ada cuma sedikit atau bahkan tidak tampak. Mungkin anda penasaran dan bertanya-tanya apa mungkin jika bintik-bintik itu ada banyak diseluruh gambar bisa dibersihkan…..? Jawabannya adalah BISA. Kalau anda tidak percaya anda lihat gambar saya dibawah ini yang sebelumnya penuh dengan bintik-bintik bisa menjadi bersih.
Untuk membuat foto anda menjadi seperti gambar yang disebelah kanan saya tetap menggunanakan plugin dari Photoshop yaitu Noiseware Professional V4.1.1.0 for Adobe Photoshop. Jika pada gambar pada artikel saya yang pertama anda hanya perlu untuk 1 klik saja gambar sudah jadi lebih bagus. Sedangkan untuk gambar saya yang diatas anda juga tidak terlalu ribet untuk mengaturnya. Ketika anda menghadapi gambar yang seperti diatas sebelah kiri saya berikan tips untuk anda agar dapat mengedit gambar tersebut bisa menjadi seperti yang disebelah kanan.  Dan perlu anda ketahui juga gambar diatas saya ambil melalui media scanner dan pasti kualitas juga akan turun, tetapi saya masih bisa menghasilkan gambar seperti yang ada di sebelah kanan. Untuk bisa menghasilkan gambar yang seperti di sebelah kanan sebelumnya anda harus download dulu pluginnya yang ada disini.
Hanya sekedar kasih info saja semua file download gratis yang ada di blog ini diletakkan di server ziddu, apabila anda menginginkan download dari ziddu lebih cepat dan tidak terputus pada saat download baca tutorialnya yang ada disini.
Biar bisa langsung praktek aku kasih tutorial sekalian
Cara Instalasi Plug-Ins :
1. Ekstrak file Noiseware Professional V4.1.1.0 for Adobe Photoshop.
2. Instal Plugin tersebut kalau bisa taruh filenya pada direktori Plug-Ins yang ada di folder dimana anda menginstal Adobe Photoshop anda misal : C:/Program Files/Adobe/Adobe Photoshop CS3/Plug-Ins (Untuk Adobe Photoshopnya tidak harus CS3) terserah yang anda pakai versi berapa. Adobe Photoshop 7, CS1, CS2 bisa dipakai
3. Setelah itu copy file patch pada pada direktori C:/Program Files/Adobe/Adobe Photoshop CS3 /Plug-Ins/Imagenomic (Untuk Adobe Photoshopnya terserah yang anda pakai versi berapa tidak harus CS3 seperti yang saya pakai)  dan jalankan Program Patch, setelah program patch jalan klik pada kotak (tombol) patch. Selesai restart komputer anda.

Tutorial Edit Gambar
:
1. Buka Program Adobe Photoshop
2. Buka gambar yang mau diedit
3. Klik Menu Bar yang ada di atas
klik Filter  —> pada bagian bawah sendiri
akan muncul Imagenomic (arahkan kursor anda pada tulisan tersebut)
—> Pilih Noiseware —-> klik
*. Setelah terbuka menu Noiseware pada setting pilih menu
Full (Stronger Luma Noise)
4. Pada Noise Level
Luminance —-> +8
Color —–> +2
5. Pada Noise Reduction
Luminance —-> 100%
Color —–> 100%
6. Pada Detail
Detail Protection
Luminance —-> 0
Color —–> 5
Detail Enhancement
Biarkan Default
7. Pada Frequency
Noise Level
High Freq : —–> +20
Mid Freq : —–> +20
Low Freq : —–> +15
Very Low Freq : —–> +7
8. Pada Noise Reduction
High Freq : —–> 100%
Mid Freq : —–> 100%
Low Freq : —–> 100%
Very Low Freq : —–> 100%
9. Pada Tonal Range
Semuanya diisi pada nilai maksimal
10 . Pada Color Range
Biarkan default
11. Klik OK dan sudah jadi seperti gambar yang ada dikanan
Jika anda mungkin lebih telaten dari saya anda bisa menghasilkan  gambar yang lebih bagus lagi. Untuk pengaturan yang diatas itu pengaturan yang saya lakukan pada gambar contoh diatas. Saya sarankan anda bereksperimen dengan mencoba beberapa pengaturan yang ada agar anda bisa menghasilkan karya yang lebih bagus lagi.
Bagaimana apakah anda sudah berhasil mengedit gambar menjadi lebih baik atau mungkin anda punya cara yang lain…?
SeLanjunYA - Cara Memperjelas Hasil Foto Dari Kamera HP

Print foto dengan photoshop

Print foto dengan photoshop. Ya judul yang sangat jadul, sangat umum, sangat luas maknanya. Gak apa apa. Yang penting yang ingin saya bahas adalah bagaimana cara mengatur posisi atau layout foto/gambar setelah kita edit. Layout apa ? Layout foto/gambar hasil editan pada kertas yang terpasang pada printer.


Setelah foto yang kita punya selesai kita edit dengan photoshop, sudah ditentukan ukuranya (caranya klik di sini), sudah dipilih seberapa bagian dengan cropping, sudah diset tata letaknya (caranya Klik di sini) pada selembar kertas, maka tahap  akhir yang diperlukan adalah tahap print atau cetak lewat menu > Print.

Berikut ini adalah langkah-langkah  dalam melakukan cara print foto dengan photoshop :



CARA PERTAMA 
MENGATUR POSISI FOTO PADA MENU PRINT WITH PREVIEW


  • Tahap 1 : Buka foto yang akan kita cetak  --> menu File >> Open >> open. Kita ambil contoh sebuah pas  foto 4x6 cm yang telah tertata pada kertas 3R.(boleh 2r 4r 5r 10r a3 a4 atau berapapun)
 
  • Tahap 2. Pilih menu File >> Page Setup atau tekan ( Shift + Ctrl + P ) bersama-sama. Cara lain yaitu langsung ke tahap 3 lalu klik Page Setup. Ini untuk mengatur ukuran dan orientasi kertas yang akan kita pakai. Pilihkah  ukuran kertas A4 dengan orientasi  portrait. Saya memilih A4 karena printer dan kertas yang saya pakai berukuran A4. 
  • Tahap 3 : Menu File >> Print with Preview atau tekan ( Alt + Ctrl + P ) bersama-sama. Ini untuk melihat hasil akhir cetakan kita nanti.
  • Tahap 4 : Setting posisi foto pada kertas A4 tadi. Untuk menghemat kertas posisikan foto berada di pojok kiri atas kertas. Caranya hilangkan contreng di Center Image, Kemudian Top dan Left kita isi angka nol semua.
.
  • Bila kita menginginkan foto terletak di tengah kertas maka lakukan centang/contreng pada Center Image
  • Cara lain ( print foto dengan photoshop ) : Dengan Drag and Drop foto ke posisi yang kita ingini, caranya centang Show Bounding Box pada bagian Scaled Print Size, sehingga Bounding Box akan muncul di sekeliling foto, lalu hilangkan contrengan pada Center Image, kemudian lakukan Drag and Drop dan posisikan sesuai keinginan kita. 
  • Tahap 5: Abaikan setting ukuran panjang dan lebar foto. Kenapa ?  Karena kita telah mengaturnya penuh pada saat editing sehingga setting ukuran foto tidak perlu kita lakukan. Tetapi kalau ingin mengubah ukuran foto, kita  bisa mengaturnya lewat isian Height dan Width.
 
  • Tahap 6 : Klik Print atau tekan Enter.
  • Tahap 7 : Pilih printer yang kita pakai
  • Tahap 8 : Isikan berapa Copy yang akan anda cetak.
  • Tahap 9 : Setting properties sesuai dengan printer kita. Yang perlu diperhatikan adalah setting ukuran kertas foto harus kita set A4 agar sesuai sengan seting langkah-langkah sebelumnya.
  • Tahap 10 : tekan Ok atau Enter.
Demikian cara print foto dengan photoshop

CARA KEDUA
MENGATUR POSISI FOTO DI KERTAS KETIKA EDIT FOTO


Cara kedua dalam melakukan print foto dengan Photoshop ini lebih mudah bagi saya karena kita lebih leluasa dalam mengatur posisi foto di kertas. Prinsipnya yaitu buatlah setting tata letak foto yang akan kita cetak pada kertas foto berukuran A4. Kemudian setting propertiies printer dipilih ukuran kertas A4 sebagai default. Kalau sudah tinggal tekan Ctrl + P dan jadi. Selengkapnya kita tunggu kapan-kapan. Sekian cara Print foto dengan Photoshop

SeLanjunYA - Print foto dengan photoshop

Macam-macam ukuran foto

Macam-macam ukuran foto di aplikasi Adobe photoshop sebenarnya secara default telah ada. Begitu pula   di dalam dunia cetak mencetak foto dikenal macam-macam ukuran foto (ukuran kertas) juga. 

Namun demikian di dalam prakteknya ukuran foto standar antara laboratorium foto yang satu dengan lainnya adalah berbeda-beda. Mereka mempunyai ukuran standar foto sendiri sendiri. Coba buktikan hal ini di kota anda ....


Berbagai macam ukuran foto pada tulisan kali ini adalah ukuran standar foto yang saya pakai sehari-hari, yang merupakan ukuran foto standar di salah satu laboratorium foto terbesar di kotaku. Panduan jenis-jenis ukuran foto ini dapat kita pakai untuk mencetak/mengeprint/ngeprint/ foto sendiri di rumah. 

Berapa sih panjang dan lebarnya ukuran foto 2x3 dalam cm?  3x4, 4x6, 2r, 3r, 4r, 5r, 6r, 10r, 11r, 12r, 16r, 22w, 24r, 30r,? ukuran terbesar? Berapa sih ukuran postcard (kartu pos) yang sebenarnya  itu? Macam apa sebenarnya berbagai jenis-jenis  ukuran cetak foto itu ?


Inilah jawabannya : daftar macam macam ukuran foto selengkapnya...
Ukuran 2x3 Lab foto tertentu
2,2  x   3,0 cm 
Ukuran 2x3 Ukuran foto KTP 2   x   2,7 cm 
Ukuran 3x4 Ukuran foto Ijazah 2,8   x   3,8 cm
Ukuran 4x6 Ukuran foto SKCK 3,8    x    5,6 cm
Ukuran 2R 2     x   3,5  inci 5,6  x  8,9 cm
Ukuran 3R  3,5     x    5   inci 8,9  x  12,7 cm
Ukuran 4R 4      x    6   inci 10,2  x  15,2 cm
Ukuran 5R 5      x    7  inci 12,7   x   17,8 cm
Ukuran 6R  6      x     8  inci  15,2   x   20,3 cm
Ukuran 8R 8      x   10  inci 20,3   x   25,4 cm
Ukuran 8R J 8     x    12  inci 20,3   x   30,5 cm
Ukuran 11R 11    x    14  inci 28     x   35 cm
Ukuran 12R  12    x    15 inci 30     x   40 cm
Ukuran 12R J 12    x    18 inci 30     x   45 cm
Ukuran 16R 16    x     20 inci 40    x    50 cm
Ukuran 20R 20    x    24 inci 50    x    60 cm
Ukuran 22R 20    x    29,5 inci 60    x    90 cm
Ukuran 24R 24    x    31,5 inci 60    x    90 cm
Ukuran 30R 30    x     40  inci 75    x  100 cm
Ukuran A4 8,268    x    11,693  inci 21    x  29,7 cm
Ukuran A3 11,693    x    16,535  inci 29,7  x   42 cm
Ukuran B5 6.929   x   9.843 inci 17.6  x  25 cm
Ukuran B4 9.843   x   13.898 inci 25   x   35,3 cm
Ukuran B3 13.898  x   19.685 inci 35,3  x   50 cm

  • Ukuran 2R = ukuran 6x9
  • Ukuran 3R = Ukuran kartu pos/postcard
  • Ukuran 8R = 10R (Bahasa sehari-hari)
  • Ukuran dompet = 7.5 x 5,6 cm
  • J adalah Jumbo
Angka-angka  dengan  cm adalah angka konversi dari inchi dan merupakan angka pembulatan. Apabila ingin angka yang tepat  pakai saja satuan inchi. Silahkan di setting di program yang kita pakai Saya biasanya memakai Adobe photoshop. Yang mau mengoreksi atau menambahkan silakan !!!

Macam macam ukuran foto   
SeLanjunYA - Macam-macam ukuran foto

Cara mengganti warna background foto dengan photoshop


    Cara mengganti warna background foto dengan photoshop. Lagi-lagi panjang sekali judulnya. Kontennya juga panjang. Itulah yang akan saya 'share' pada postingan kali ini. Kenapa kita perlu mengganti warna background foto di program  Adobe photoshop CS ?

    Alasannya tergantung kita, mungkin untuk kepentingan estetika biar lebih sesuai dengan selera, atau untuk memenuhi persyaratan administrasi tertentu misalnya dalam pembuatan foto KTP yang mengharuskan warna latar merah atau biru. Demikian juga untuk foto SKCK yang mengharuskan warna  merah. 

   Bagaimana cara mengganti/mengubah/merubah/menyulap/mengedit/mencetak/mengeprint warna  latar belakang foto biru menjadi merah dengan program Adobe Photoshop?


CARA MUDAHNYA :


1. Buka file foto/gambar
2. Klik Set Foreground color
3. Pilih warna baru
4. Klik Brush Tool
5. Sapukan pada background foto
6. Agar lebih detail  perbesarlah gambar dengan Zoom (tekan  Ctrl + Alt + Scroll mouse);
7. Jadi.


SINGKATNYA

1. Buka foto : klik File > Open
2. Seleksi background foto yang akan diganti : klik kanan Lasso Tool (L) > Poligon Lasso Tool > Klik seluruh    batas tepi     background  foto.
3. Pilih warna baru yang diinginkan : klik Set Foreground color > klik warna yang kita inginkan.
4. Klik Paint Bucket Tool (G). >> Pada option (atas) pilih Foreground, Mode : Normal, Opacity : 100 %, Tolerance : 255  
5. Klik latar belakang foto/gambar
6. Tekan ctrl + D  untuk menghilangkan area seleksi.
7. Jadi 


LENGKAPNYA :

A. Buka foto .

   Kali ini saya mengambil contoh sebuah pas foto berukuran 3x4 cm dengan warna background foto biru. Anda dapat memilih file foto yang mana kita akan mengubah warnanya sesuai dengan keinginan. Caranya  Klik File > Open > klik file foto yang akan kita edit > klik open

B. Seleksi bagian foto yang akan kita ubah warnanya .
  
   Seleksi berguna untuk membatasi area kerja kita. Caranya yaitu menggunakan Lasso Tool (L) atau Pen Tool atau dengan Magic  Wand Tool . Dengan memakai Lasso Tool hasil seleksi terlihat kasar terutama  pada bagian sudut area seleksi. Sehingga hanya cocok dipakai untuk edit foto berukuran kecil. Kenapa, karena secara kasat mata tingkat kekasaran hasil seleksi dengan Lasso Tool tidak begitu nampak. Lain halnya bila akan mengedit foto/gambar berukuran besar lebih cocok memakai Pen Tool.  Magic Wand Tool  lebih cocok digunakan untuk foto  dengan backoground yang batas dengan sekelilingnya  sangat  nyata dan jelas. Klik gambar dibawah agar lebih besar dan jelas.





C. Cara seleksi


  Saya ambil contoh cara seleksi background photo menggunakan Poligon Lasso Tool karena ukurannya termasuk kecil. Caranya klik kanan Lasso Tool > pilih Poligon Lasso Tool > Klik pada batas tepi terluar dari latar belakang foto > geser cursor yang berbentuk Poligon Lasso Tool ke sebelahnya sehingga benang pembatas seleksi tepat di batas tepi latar lalu klik >  lakukan terus ke seluruh batas tepi background hingga kembali ke klik pertama. Bila salah posisi klik kita dapat membatalkan dengan klik Del. Untuk hasil lebih detail dan rinci perbesar saja dengan  Zoom  caranya klik Control dan + (plus) bersama-sama. Silahkan klik gambar di atas untuk memperbesar !


D. Langkah selanjutnya

  Pilih salah satu cara mengganti background foto dengan Photoshop di bawah ini  :

MEMAKAI PAINT BUCKET TOOL
  1. Mengeset  warna : klik Set Foreground Color  > klik warna pada Kotak Color Picker sesuai warna yang kita inginkan. Cara lain : Klik Eyedropper Tool  > klik warna pada sembarang file foto yang telah terbuka sesuai warna yamg kita inginkan.  Cara lain lagi  langsung klik warna pada palet Swatches. Untuk menampilkan Palet Swatches : klik menu Window > Swatches.  Pada contoh ini saya pilih warna merah. Anda dapat memilih warna sesuai keinginan, merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu. bahkan hitam atau putih pun bisa.
  2. Klik Pain Bucket Tool > pada option pilih Foreground Color sebagai source for fiil area ; pilih Mode = Nomal ; opacity diisi 100% ; Tolerance diisi maksimun 255 agar sempurna pewarnaannya. (Selanjutnya pilihan option dapat anda kembangkan sendiri sesuai kebutuhan).
  3. Klik background foto/gambar dengan Paint Bucket Tool tadi.
  4. Tekan ctrl + D  untuk menghilangkan area seleksi.
  5. Jadi



MEMAKAI BRUSH TOOL

  1. Mengeset  warna :  Caranya sama dengan cara sebelumnya.
  2. B. Klik Brush Tool > pada option klik  Brush Preset  Picker > atur ukuran brush dengan mengatur slider pada master diameter dan hardness sesuai kebutuhan. Langkah singkatnya (Shortcutnya : tekan  [  untuk mengecilkan ukuran Brush : tekan ] untuk memperbesar ukuran Brush : tekan Shift + [ untuk mengurangi ketajaman brush ; tekan Shift + ] untuk menambah ketajaman brush  : pilih mode = normal ; Opacity = 100 % ; Flow = 100 . 
  3. Sapukan dengan Brush Tool tadi pada area seleksi dalam hal ini background foto.
  4. Tekan ctrl + D  untuk menghilangkan area seleksi.
  5. Jadi


MEMAKAI TOMBOL DELETE
  1. Mengeset warna . Berbeda dengan cara-cara sebelumnya (yakni lewat foreground color),  pada cara ini pemilihan warna adalah melalui klik Set Background Color > pilih warna yang diinginkan sama seperti cara-cara sebelumnya. Yaitu : klik warna pada Kotak Color Picker sesuai warna yang kita inginkan. Cara lain : Klik Eyedropper Tool  > klik warna pada sembarang file foto yang telah terbuka sesuai warna yamg kita inginkan.  Cara lain lagi  langsung klik warna pada palet Swatches. Untuk menampilkan Palet Swatches : klik menu Window > Swatches.  Pada contoh ini saya pilih warna merah.
  2. Klik tombol Del pada keyboard.
  3. Tekan ctrl + D  untuk menghilangkan area seleksi.
  4. Jadi.
MEMAKAI ERASER TOOL ( E )
  1. Mengeset warna. Caranya : sama dengan cara sebelumnya yaitu lewat Set Background Color.
  2. Klik Eraser Tool > pada option klik  Brush Preset  Picker > atur ukuran brush dengan mengatur slider pada master diameter dan hardness sesuai kebutuhan. Langkah singkatnya (Shortcutnya : tekan  [  untuk mengecilkan ukuran Brush : tekan ] untuk memperbesar ukuran Brush : tekan Shift + [ untuk mengurangi ketajaman brush ; tekan Shift + ] untuk menambah ketajaman brush  : pilih mode =  biarkan apa adanya atau pilij sembarang :  Opacity = 100 % ; Flow = 100 %.
  3. Sapukan pada area seleksi dalam hal ini background foto yang berwarna biru..
  4. Tekan ctrl + D  untuk menghilangkan area seleksi.
  5. Jadi
CARA LAIN
Cara lain masih banyak, silakan meng'explore' sendiri untuk mengganti/mengubah warna background foto di photoshop. Berbagai cara untuk mengubah warna latar belakang gambar foto di atas menghasilkan warna yang benar-benar baru seperti layaknya lapisan cat baru sebingga tekstur asli dari background foto hilang tertutup cat baru. Bila tekstur lama ingin dipertahankan kita dapat melakukannya dengan memakai Color Replacement Tool. Caranya Klik di Cara membuat foto hitan putih menjadi berwarna .
SeLanjunYA - Cara mengganti warna background foto dengan photoshop

Kamis, 02 Desember 2010

Suaka Marga Satwa





Kawasan suaka margasatwa adalah kawasan suaka alam yang mempunyai ciri khas berupa keanekaragaman dan atau keunikan jenis satwa yang untuk kelangsungan hidupnya dapat dilakukan pembinaan terhadap habitatnya.
Adapun kriteria untuk penunjukkan dan penetapan sebagai kawasan suaka margasatwa :
  1. merupakan tempat hidup dan perkembangbiakan dari jenis satwa yang perlu dilakukan upaya konservasinya;
  2. merupakan habitat dari suatu jenis satwa langka dan atau dikhawatirkan akan punah;
  3. memiliki keanekaragaman dan populasi satwa yang tinggi;
  4. merupakan tempat dan kehidupan bagi jenis satwa migran tertentu; dan atau
  5. mempunyai luasan yang cukup sebagai habitat jenis satwa yang bersangkutan.
Pemerintah bertugas mengelola kawasan suaka margasatwa. Suatu kawasan suaka margasatwa dikelola berdasarkan satu rencana pengelolaan yang disusun berdasarkan kajian aspek-aspek ekologi, teknis, ekonomis dan sosial budaya.

Rencana pengelolaan suaka margasatwa sekurang-kurangnya memuat tujuan pengelolaan, dan garis besar kegiatan yang menunjang upaya perlindungan, pengawetan dan pemanfaatan kawasan.

Upaya pengawetan kawasan suaka margasatwa dilaksanakan dalam bentuk kegiatan :
  1. perlindungan dan pengamanan kawasan.
  2. inventarisasi potensi kawasan.
  3. enelitian dan pengembangan yang menunjang pengawetan.
  4. pembinaan habitat dan populasi satwa.
Pembinaan habitat dan populasi satwa, meliputi kegiatan :
  1. pembinaan padang rumput
  2. pembuatan fasilitas air minum dan atau tempat berkubang dan mandi satwa.
  3. penanaman dan pemeliharaan pohon-pohon pelindung dan pohon-pohon sumber makanan satwa.
  4. penjarangan populasi satwa.
  5. penambahan tumbuhan atau satwa asli, atau
  6. pemberantasan jenis tumbuhan dan satwa pengganggu.
Beberapa kegiatan yang dilarang karena dapat mengakibatkan perubahan fungsi kawasan suaka margasatwa alam adalah :
  • melakukan perburuan terhadap satwa yang berada di dalam kawasan
  • memasukan jenis-jenis tumbuhan dan satwa bukan asli ke dalam kawasan
  • memotong, merusak, mengambil, menebang, dan memusnahkan tumbuhan dan satwa dalam dan dari kawasan
  • menggali atau membuat lubang pada tanah yang mengganggu kehidupan tumbuhan dan satwa dalam kawasan, atau
  • mengubah bentang alam kawasan yang mengusik atau mengganggu kehidupan tumbuhan dan satwa.
Larangan juga berlaku terhadap kegiatan yang dianggap sebagai tindakan permulaan yang berkibat pada perubahan keutuhan kawasan, seperti :
  1. memotong, memindahkan, merusak atau menghilangkan tanda batas kawasan, atau
  2. membawa alat yang lazim digunakan untuk mengambil, mengangkut, menebang, membelah, merusak, berburu, memusnahkan satwa dan tumbuhan ke dan dari dalam kawasan.
Sesuai dengan fungsinya, cagar alam dapat dimanfaatkan untuk :
  • penelitian dan pengembangan
  • ilmu pengetahuan
  • pendidikan
  • wisata alam terbatas
  • kegiatan penunjang budidaya.
  • Kegiatan penelitian di atas, meliputi :
    1. penelitian dasar
    2. penelitian untuk menunjang pemanfaatan dan budidaya.
SeLanjunYA - Suaka Marga Satwa

KONSERVASI LINGKUNGAN


    Konservasi itu sendiri merupakan berasal dari kata Conservation yang terdiri atas kata con (together) dan servare (keep/save) yang memiliki pengertian mengenai upaya memelihara apa yang kita punya (keep/save what you have), namun secara bijaksana (wise use). Ide ini dikemukakan oleh Theodore Roosevelt (1902) yang merupakan orang Amerika pertama yang mengemukakan tentang konsep konservasi.

Sedangkan menurut Rijksen (1981), konservasi merupakan suatu bentuk evolusi kultural dimana pada saat dulu, upaya konservasi lebih buruk daripada saat sekarang. Konservasi juga dapat dipandang dari segi ekonomi dan ekologi dimana konservasi dari segi ekonomi berarti mencoba mengalokasikan sumberdaya alam untuk sekarang, sedangkan dari segi ekologi, konservasi merupakan alokasi sumberdaya alam untuk sekarang dan masa yang akan datang.
Apabila merujuk pada pengertiannya, konservasi didefinisikan dalam beberapa batasan, sebagai berikut :
  1. Konservasi adalah menggunakan sumberdaya alam untuk memenuhi keperluan manusia dalam jumlah yang besar dalam waktu yang lama (American Dictionary).
  2. Konservasi adalah alokasi sumberdaya alam antar waktu (generasi) yang optimal secara sosial (Randall, 1982).
  3. Konservasi merupakan manajemen udara, air, tanah, mineral ke organisme hidup termasuk manusia sehingga dapat dicapai kualitas kehidupan manusia yang meningkat termasuk dalam kegiatan manajemen adalah survai, penelitian, administrasi, preservasi, pendidikan, pemanfaatan dan latihan (IUCN, 1968).
  4. Konservasi adalah manajemen penggunaan biosfer oleh manusia sehingga dapat memberikan atau memenuhi keuntungan yang besar dan dapat diperbaharui untuk generasi-generasi yang akan datang (WCS, 1980)
  Makna konservasi adalah tercapainya kemampuan lingkungan yg serasi & seimbang serta adanya peningkatan kemampuan & kualitas keanekaragaman hayati.
Kita juga sering mendengar istilah SDA (sumber daya alam).           SDA adalah unsur-unsur lingkungan alam baik fisik & hayati yang diperlukan manusia untuk pemenuhan kebutuhan & meningkatkan kesejahteraan.
Kita juga akan mengenal istilah konservasi SDA. Konservasi SDA adalah pengelolaan sumberdaya alam yang menjamin pemanfaatan secara bijaksana & menjamin keseimbangan dengan tetap memelihara kualitas & keanekaragaman.

Tujuan Konservasi

- Terwujudnya kelestarian sumberdaya alam hayati serta keseimbangan ekosistemnya, sehingga dapat lebih mendukung upaya peningkatan kesejahteraan dan mutu kehidupan manusia.
- Pelestarian kemampuan dan pemanfaatan sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya secara serasi dan seimbang.
ManfaatKonservasi
- Wahana pengembangan ilmu pengetahuan;
- Pendidikan;
- Hidrologis penyangga kehidupan;
- Iklim
- Menciptakan lingkungan sehat.
Sasaran Konservasi
Dalam konservasi ada sasaran yang ingin di capai dalam upaya melakukana konservasi yaitu Menjamin keberadaan dan keserasian sumberdaya alam hayati & ekosistemnya (SDAH&E) dari kerusakan dan penurunan kualitas & kuantitas serta Pemanfaatan secara berkesinambungan.
Kawasan Konservasi
Dalam konservasi di kenal kawasan konservasi, yang termasuk dalam kawasan konservasi meliputi :
1. daratan/lautan; merupakan ekosistem alam yang disisihkan dari segala bentuk eksploitasi.
2. Dan ditunjuk & ditetapkan; dengan kriteria (keutuhan, keaslian, keindahan, keunikan, kelangkaan & kepekaan) dengan memperhatikan keanekaragaman, perwakilan, keefektifan.


Ruang Lingkup Konservasi
- Konservasi tanah;
- Konservasi air;
- Konservasi hutan;
- KSDAH&E

Pentingnya upaya konservasi


1. Konservasi dari sudut ekonomi:
1. Pelestarian tanah dan air (keuntungan negara tdk langsung)
2. Menciptakan stabilitas iklim (keuntungan negara tdk langsung)
3. KSDAG&E yang dapat diperbaharui (keuntungan negara langsung dan jangka panjang)
4. Perlindungan plasma nutfah
5. Turisme dan rekreasi (devisa negara)
6. Konservasi dari sudut sosial filosofi:
7. Mutu kehidupan;
8. Tanggung jawab moral manusia;
9. Warisan dan kebanggan nasional.
 

   Upaya-upaya pelestarian harus dilakukan dalam wacana membangun kembali lingkungan fisik alam. Metode yang paling tepat adalah KONSERVASI. Karena dengan konservasi ada unsur sustainable (berkelanjutan). Semisal bahwa batu karang yang telah hilang/punah yang notabene sebagai tembok penahan alami pantai yang nelindungi permukiman penduduk tidak bisa dikembalikan habitatnya dalam tempo 1 atau 2 tahun saja. tetapi butuh waktu panjang dan ketelatenan.
Butuh tenaga-tenaga muda yang bersemangat sebagai penggerak kegiatan lingkungan. Oleh karena itu, mari kita mengajak kepada semua pihak, bahwa didalam penyusunan rencana kegiatan fisik prasarana maupun sarana hendaknya dimasukan item pekerjaan/kegiatan KONSERVASI LINGKUNGAN. Real-nya adalah bisa dalam bentuk penanaman pohon ataupun sosialisasi tentang kesadaran akan pelestarian alam kepada masyarakat. Kalau bukan generasi muda, siapa lagi yang mampu menjaga alam dan lingkungan ini.

Lestari . . .

Lestari . . .

Lestari  .. .
SeLanjunYA - KONSERVASI LINGKUNGAN

Membuat Bivak (Shelter)



   Hal yang perlu diperhatikan adalah perlindungan terhadap cuaca dingin karena hal ini yang paling sering mengakibatkan kematian para pendaki. Cara mengatasi ancaman terhadap cuaca dingin ini termasuk salah satu dari teknik survival.
    Bentuk-bentuk perlindungan yang dapat diusahakan adalah : BIVAK. selama ini kita lebih banyak salah pengertian apa itu bivak bagi pemula.sering kali bivak di salah artikan sebagai tenda kecil yang erbuat dari punco, ternyata salah .ada beberapa pengertian tentang bivak selama ini.


                                          


    Bivak tempat berteduh dan bermalam di belantara. Sepintas lalu memang terkesan seadanya. Membuat tempat perlindungan jadi penting ketika terjadi hal-hal darurat. Padahal, bivak tak hanya dibuat ketika darurat saja, tetapi juga dipakai pada saat membuat camp sementara. Faktor kenyamanan juga turut berbicara di sini. Pastinya, membuat bivak tidak ada bedanya dengan kita membuat rumah dalam kehidupan sehari-hari. Dan jangan lupa, sering-sering berguru pada masyarakat lokal dan suku-suku di pedalaman.ivak tempat berteduh dan bermalam di belantara. Sepintas lalu memang terkesan seadanya. Membuat tempat perlindungan jadi penting ketika terjadi hal-hal darurat. Padahal, bivak tak hanya dibuat ketika darurat saja, tetapi juga dipakai pada saat membuat camp sementara. Faktor kenyamanan juga turut berbicara di sini. Pastinya, membuat bivak tidak ada bedanya dengan kita membuat rumah dalam kehidupan sehari-hari. Dan jangan lupa, sering-sering berguru pada masyarakat lokal dan suku-suku di pedalaman.

Tujuan : untuk melindungi dari angin, panas, hujan, dingin

Macam - Macam Bivak :
a.    Shelter asli alam
 Gua : Bukan tempat persembunyian binatang
 Tidak ada gas beracun
 Tidak mudah longsor
     b.     Shelter buatan dari alam
     c.
   
Shelter buatan

      Di daerah tempat kita akan mendirikan bivak hendaknya bukan merupakan sarang nyamuk atau serangga lainnya. Kita juga perlu perhatikan bahan pembuat bivak. Usahakan bivak terbuat dari bahan yang kuat dan pembuatannya baik, sebab semuanya akan menentukan kenyamanan.
Menurut N.S. Adiyuwono, seorang penggiat alam terbuka, bahan dasar untuk membuat bivak bisa bermacam-macam. Ada yang dibuat dari ponco (jas hujan plastik), lembaran kain plastik atau memanfaatkan bahan-bahan alami, seperti daun-daunan, ijuk, rumbia, daun palem, dan lainnya. Tapi yang paling penting, kesemua bahan dasar tadi sanggup bertahan ketika menghadapi serangan angin, hujan atau panas.

Syarat bivak :
Hindari daerah aliran air
Di atas shelter tidak ada dahan pohon mati/rapuh
Bukan sarang nyamuk/serangga
Bahan kuat
Jangan terlalu merusak alam sekitar


Terlindung langsung dari angin

Bivak

   Tujuan pembuatan bivak adalah sebagai tempat perlindungan yang nyaman untuk melindungi diri kita dari faktor alam dan lingkungan yang ekstrim
Macam-macam bivak :

  Sebagai contoh, one man bivak. Pembuatannya dengan menancapkan kayu cagak sebagai tiang pokok yang tingginya sekitar 1,5 meter. Letakkan di atasnya sebatang kayu yang panjangnya kira-kira dua meter. Ujungnya diikat kuat yang biasanya memakai patok. Lalu sandarkan potongan kayu yang lebih kecil di atasnya, yang berfungsi untuk menahan dedaunan yang akan jadi atap ”rumah” kita.

   Bentuk lain dari alam yang bisa dimanfaatkan sebagai bivak yaitu gua, lekukan tebing atau batu yang cukup dalam, lubang-lubang dalam tanah dan sebagainya. Apabila memilih gua, Adiyuwono mewanti-wanti agar kita bisa memastikan tempat ini bukan persembunyian satwa. Gua yang akan ditinggali juga tak boleh mengandung racun. Cara klasik untuk mengetahui ada tidaknya racun adalah dengan memakai obor. Kalau obor tetap menyala dalam gua tadi artinya tak ada racun atau gas berbahaya di sekitarnya.


1. Bivak alam, menggunakan sarana alam seperti kayu dan dedaunan, gua.

    
                                           

2. Bivak buatan, menggunakan peralatan seperti ponco, jas hujan, flysheet dll

Macam bentuk bivak ( untuk hutan-gunung )
1. Bivak pengawasan / pengintaian
2. Bivak pertahanan / perlindungan

Yang perlu diperhatikan dalam pembuatan bivak
Kondisi medan

- tempat harus datar / rata / enak buat tidur
- bukan merupakan jalan hewan,manusia atau air
- jangan di bawah pohon yang sudah tua/lapuk atau di bawah tebing yang labil serta jangan terlalu merusak alam sekitar
- dekat dengan sumber air, bukan sarang nyamuk / serangga juga tanaman busuk karena tempat itu tidak sehat dan kurang aman
- aman dari ancaman hewan atau keganasan alam (banjir, lahar,longsor)
antisipasi : buat parit di sekeliling bivak, tebarkan garam, buat api unggun dll


                                         


     Menurut N.S. Adiyuwono, seorang penggiat alam terbuka, bahan dasar untuk membuat bivak bisa bermacam-macam. Ada yang dibuat dari ponco (jas hujan plastik), lembaran kain plastik atau memanfaatkan bahan-bahan alami, seperti daun-daunan, ijuk, rumbia, daun palem, dan lainnya. Tapi yang paling penting, kesemua bahan dasar tadi sanggup bertahan ketika menghadapi serangan angin, hujan atau panas.

 Fasilitas alam yang menunjang di sekeliling kita dan bahan yang kita bawa

                    
                                            


   Bentuk lain dari alam yang bisa dimanfaatkan sebagai bivak yaitu gua, lekukan tebing atau batu yang cukup dalam, lubang-lubang dalam tanah dan sebagainya. Apabila memilih gua, Adiyuwono mewanti-wanti agar kita bisa memastikan tempat ini bukan persembunyian satwa. Gua yang akan ditinggali juga tak boleh mengandung racun. Cara klasik untuk mengetahui ada tidaknya racun adalah dengan memakai obor. Kalau obor tetap menyala dalam gua tadi artinya tak ada racun atau gas berbahaya di sekitarnya.

   Kita juga bisa memanfaatkan tanah berlubang atau tanah yang rendah sebagai tempat berlindung. Tanah yang berlubang ini biasanya bekas lubang perlindungan untuk pertahanan, bekas penggalian tanah liat dan lainnya. Pastikan tempat-tempat tersebut tidak langsung menghadap arah angin. Kalau terpaksa menghadap angin bertiup kita bisa membuat dinding pembatas dari bahan-bahan alami. Selain menahan angin, dinding ini bertugas untuk menahan angin untuk tidak meniup api unggun yang dibuat di muka pintu masuk.


sumber : http://catros.wordpress.com/2007/05/08/membuat-bivak/
SeLanjunYA - Membuat Bivak (Shelter)

Materi tentang Kompas

Kompas yang baik mempunyai cairan yang terdapat di dalamnya; cairan tersebut mengatur gerakan dari jarum, sehingga anda dapat menggunakan kompas dengan baik walaupun memegangnya kurang dengan sempurna. Jangan membeli kompas yang murah tetapi tanpa cairan yang terdapat di dalamnya. Jarum kompas diwarnai dalam dua warna. Jika kompas digenggam secara benar (mendatar), ujung warna merah mengarah ke utara, dan putih mengarah ke selatan. An interesting detail is that there are northern- and southern-hemisphere compasses. This has to do with the fact that the magnetic field lines, to which a compass needle aligns, point into the earth at the north and south magnetic poles. Ketika anda menggunakan kompas utara hemispher di, katakanlah, austeralia, arah selatan dari magnet mengarah kebawah oleh medan magnet, dan juga lebih berat dibanding arah utara – hasil di jarum yang dapat ditangkap dan ditarik pada dasar kompas ketika kompas diletakkan secara horizontal.

Ada
Dua Tipe Kompas Orienteering :
Baseplate atau Kompas Protractor
Kompas tipe ini ditemukan oleh Kjellstrom bersaudara semasa perang dunia II dan terdiri atas sebuah rectangular baseplate, yang ditandai dengan panah warna merah sepanjang axis, dan lingkaran kompas ditandai derajat (hampir di seluruh dunia untuk lingkaran penuh adalahy 360 derajat , tetapi sebagian belahan eropa menggunakan 400 derajat). Tanda dibagian dasar rumah kompas adalah sebuah panah dan sebuah garis paralel di dalam panah tsb. tampilan tambahan mungkin termasuk lanyard untuk memasang kompas di pinggang, garis skala untuk ukuran jarak peta sepanjang satu atau lebih ujung dari baseplate, sebuah cermin untuk membaca peta secara detail, dan lubang berbentuk lingkaran dan segitiga untuk menandai jalur orienteering diatas peta.
Kompas Jempol / Ibujari
Di pertengahan tahun 1980 an, sebuah organisasi orienteering top dari Swedia membuat terobosan untuk mengganti kompas baseplate dengan mempertajam baseplate dan membuat lubang untuk memasang kompas tsb di jempol. Kompas ini lalu dipasang di jempol tangan kiri, diletakkan di atas kompas yang juga dipegang dengang tangan kiri pula. Keuntungan dari sisitem ini adalah peta dan kompas selalu di baca dalam satu unit, peta menjadi lebih mudah di baca dan cepat, ditambah satu tangan bebas bergerak; kekurangan adalah sudut yang sangat akurat sesuai dengan sudut kompas sangat sulit diambil. Kesukaan seseorang biasanya menentukan pemakaian tipe kompas yang akan dipakai; kejuaraan dunia memperbolehkan penggunaan kedua tipe kompas tersebuat. Menggunakan tipe kompas yang lain, ada dua skill dasar yang dibutuhkan seorang orienteer :
Ø Membaca Peta
Ø Mengambil Sudut


Menggunakan kompas untuk membaca peta

Ini adalah teknik yang sederhana, dan ini mungkin kegunaan kompas yang paling penting :
Ø Pegang kompas secara horizontal.
Ø Letakkan kompas mendatar di atas peta.
Ø putar peta sampai “garis utara” dari peta sejajar/satu garis lurus dengan jarum kompas.
Arah peta sekarang sudah sama dengan medan yang sebenarnya. Ini membuat lebih mudah dibaca, seperti membaca tulisan akan lebih mudah dari atas ke bawah.

Mengambil sudut

    
Setiap arah dapat dinyatakan sebagai sebuah sudut dengan acuan arah utara. di dalam kemiliteran atau kepramukaan, ini dinamakan sebuah “azimuth”, dan sudut-sudutnya dinyatakan oleh angka dengan satuan derajat. Orienteer mempunyai cara yang mudah, hanya mengatur sudut pada kompas mereka dan menjaga jarum tetap dan tidak berubah, yang mana akan membawa mereka ke arah yang di tuju.
Cara mudah mengatur arah pada kompas orienteering adalah :
Ø letakkan kompas di atas peta sehingga jarum kompas mengarah ke atas sesuai dengan jalan yang ingin anda tuju.
Ø putar rumah kompas sehingga jarum kompas paralel dengan arah utara yang terdapat di peta (pastikan titik panah utara dan bukan selatan).
SeLanjunYA - Materi tentang Kompas

Pengetahuan Dasar Navigasi


Navigasi adalah pengetahuan untuk mengetahui keadaan medan yang akan dihadapi, posisi kita di alam bebas dan menentukan arah serta tujuan perjalanan di alam bebas.

Pengetahuan tentang navigasi darat ini meliputi:
1. Pembacaan peta
2. Penggunaan kompas
3. Penggunaan tanda-tanda alam yang membantu kita dalam menentukan arah

Pengetahuan tentang navigasi darat ini merupakan bekal yang sangat penting bagi kita untuk bergaul dengan alam bebas dari padang ilalang, gunung hingga rimba belantara. Untuk itu memerlukan alat-alat seperti

1. Peta topografi
2. Penggaris

3. Kompas
4. Konektor
5. Busur derajat
6. Altimeter
7. Pensil


PETA TOPOGRAFI

Peta adalah gambaran dari permukaan bumi yang diperkecil dengan skala tertentu sesuai dengan kebutuhan. Peta digambarkan di atas bidang datar dengan sistem proyeksi tertentu. Peta yang digunakan untuk kegiatan alam bebas adalah Peta Topografi.

Peta topografi adalah suatu representasi di atas bidang datar tentang seluruh atau sebagian permukaan bumi yang terlihat dari atas dare diperkecil dengan perbandingan ukuran tertentu. Peta topografi menggambarkan secara proyeksi dari sebagian fisik bumi, sehingga dengan peta ini bisa diperkirakan bentuk permukaan bumi. Bentuk relief bumi pada peta topografi digambarkan dalam bentuk Garis-Garis Kontur.

Dalam menggunakan peta topografi harus diperhatikan kelengkapan petanya, yaitu:

1. Judul Peta
Adalah identitas yang tergambar pada peta, ditulis nama daerah atau identitas lain yang menonjol.

2. Keterangan Pembuatan

Merupakan informasi mengenai pembuatan dan instansi pembuat. Dicantumkan di bagian kiri bawah dari peta.

3. Nomor Peta (Indeks Peta)
Adalah angka yang menunjukkan nomor peta. Dicantumkan di bagian kanan atas.


4. Pembagian Lembar Peta
Adalah penjelasan nomor-nomor peta lain yang tergambar di sekitar peta yang digunakan, bertujuan untuk memudahkan penggolongan peta bila memerlukan interpretasi suatu daerah yang lebih luas.

5. Sistem Koordinat
Adalah perpotongan antara dua garis sumbu koordinat. Macam koordinat adalah:


                                            

a. Koordinat Geografis
Sumbu yang digunakan adalah garis bujur (BB dan BT), yang berpotongan dengan garis lintang (LU dan LS) atau koordinat yang penyebutannya menggunakan garis lintang dan bujur. Koordinatnya menggunakan derajat, menit dan detik. Misal Co 120� 32� 12" BT 5� 17� 14" LS.

b. Koordinat Grid
Perpotongan antara sumbu absis (x) dengan ordinal (y) pada koordinat grid. Kedudukan suatu titik dinyatakan dalam ukuran jarak (meter), sebelah selatan ke utara dan barat ke timur dari titik acuan.

c. Koordinat Lokal
Untuk memudahkan membaca koordinat pada peta yang tidak ada gridnya, dapat dibuat garis-garis faring seperti grid pada peta.
Skala bilangan dari sistem koordinat geografis dan grid terletak pada tepi peta. Kedua sistern koordinat ini adalah sistem yang berlaku secara internasional. Namun dalam pembacaan sering membingungkan, karenanya pembacaan koordinat dibuat sederhana atau tidak dibaca seluruhnya.

Misal: 72100 mE dibaca 21, 9� 9700 mN dibaca 97, dan lain-lain.

6. Skala Peta
Adalah perbandingan jarak di peta dengan jarak horisontal sebenarnya di medan atau lapangan. Rumus jarak datar dipeta dapat di tuliskan

JARAK DI PETA x SKALA = JARAK DI MEDAN


Penulisan skala peta biasanya ditulis dengan angka non garis (grafis).
Misalnya Skala 1:25.000, berarti 1 cm di peta sama dengan 25 m di medan yang sebenarnya.

7. Orientasi Arah Utara
Pada peta topografi terdapat tiga arah utara yang harus diperhatikan sebelum menggunakan peta dan kompas, karena tiga arah utara tersebut tidak berada pada satu garis. Tiga arah utara tersebut adalah:
a. Utara Sebenarnya (True North/US/TN) diberi simbol * (bintang), yaitu
utara yang melalui Kutub Utara di Selatan Bumi.
b. Utara Peta (Grid Nortb/UP/GN) diberi simbol GN, yaitu Utara yang sejajar
dengan garis jala vertikal atau sumbu Y. Hanya ada di peta.
c. Utara Magnetis (Magnetic North/UM) diberi simbol T (anak pariah
separuh), yaitu Utara yang ditunjukkan oleh jarum kompas. Utara magnetis selalu mengalami perubahan tiap tahunnya (ke Barat atau ke Timur) dikarenakan oleh pengaruh rotasi bumi. Hanya ada di medan.

Karena ketiga arah utara tersebut tidak berada pada satu garis, maka akan terjadi penyimpangan-penyimpangan sudut, antara lain:
a. Penyimpangan sudut antara US - UP balk ke Barat maupun ke Timur, disebut Ikhtilaf Peta (IP) atau Konvergensi Merimion. Yang menjadi patokan adalah
Utara Sebenarnya (US).
b. Penyimpangan sudut antara US - UM balk ke Barat maupun ke Timur, disebut Ikhtilaf Magnetis (IM) atau Deklinasi. Yanmg menjadi patokan adalah l Utara sebenarnya ((IS).
c. Penyirnpangan sudut antara UP - UM balk ke Barat maupun ke Timur, disebut Ikhtilaf Utara Peta-Utara Magnetis atau Deviasi. Yang menjadi patokan adalah Utara Pela f71�).
Dengan diagram sudut digambarkan

US UP UM
TRUE NORTH MAGNETIS NORTH


8. Garis Kontur atau Garis Ketinggian
Garis kontur adalah gambaran bentuk permukaan bumi pada peta topografi.
Sifat-sifat garis kontur, yaitu�.
a. Garis kontur merupakan kurva tertutup sejajar yang tidak akan memotong satu
sama lain dan tidak akan bercabang.
b. Garis kontur yang di dalam selalu lebih tinggi dari yang di luar.
c. Interval kontur selalu merupakan kelipatan yang sama
d. Indek kontur dinyatakan dengan garis tebal.
e. Semakin rapat jarak antara garis kontur, berarti semakin terjal Jika garis kontur bergerigi (seperti sisir) maka kemiringannya hampir atau sama dengan 90�.
f. Pelana (sadel) terletak antara dua garis kontur yang sama tingginya tetapi terpisah satu sama lain. Pelana yang terdapat diantara dua gunung besar dinamakan PASS.

9. Titik Triangulasi

Selain dari garis-garis kontur dapat pula diketahui tinggi suatu tempat dengan pertolongan titik ketinggian, yang dinamakan titik triangulasi Titik Triangulasi adalah suatu titik atau benda yang merupakan pilar atau tonggak yang menyatakan tinggi mutlak suatu tempat dari permukaan laut. Macam-macam titik triangulasi :

a. Titik Primer, I�. 14 , titik ketinggian gol.l, No. 14, tinggi 3120 mdpl. 3120

b. Titik Sekunder, S.45 , titik ketinggian gol.II, No.45, tinggi 2340 rndpl. 2340

c. Titik Tersier, 7: 15 , titik ketinggian gol.III No. 15, tinggi 975 mdpl 975

d. Titik Kuarter, Q.20 , titik ketinggian gol.IV, No.20, tinggi 875 mdpl. 875

e. Titik Antara, TP.23 , titik ketinggian Antara, No.23, tinggi 670 mdpl. 670

f. Titik Kedaster, K.131 , titik ketinggian Kedaster, No.l 31, tg 1202 mdpl. 7202

g. Titik Kedaster Kuarter, K.Q 1212, titik ketinggian Kedaster Kuarter, No. 1212, tinggi 1993 mdpl. 1993

10. Legenda Peta
Adalah informasi tambahan untuk memudahkan interpretasi peta, berupa unsur yang dibuat oleh manusia maupun oleh alam. Legenda peta yang penting
untuk dipahami antara lain:

a. Titik ketinggian
b. Jalan setapak
c. Garis batas wilayah
d. Jalan raya
e. Pemukiman
f. Air
g. Kuburan
h. Dan Lain-Lain

MENGENAL TANDA MEDAN
  Selain tanda pengenal yang terdapat pada legenda peta, untuk keperluan
orientasi harus juga digunakan bentuk‑bentuk bentang alam yang mencolok di lapangan dan mudah dikenal di peta, disebut Tanda Medan. Beberapa tanda medan yang dapat dibaca pada peta sebelum berangkat ke lapangan, yaitu:
1. Lembah antara dua puncak
2. Lembah yang curam
3. Persimpangan jalan atau Ujung desa
4. Perpotongan sungai dengan jalan setapak
5. Percabangan dan kelokan sungai, air terjun, dan lain‑lain.

Untuk daerah yang datar dapat digunakan‑.
1. Persimpangan jalan
2. Percabangan sungai, jembatan, dan lain‑lain.
SeLanjunYA - Pengetahuan Dasar Navigasi